Perluasan Kesempatan Kerja di Desa Wonosalam

WONOSALAM.DESA.ID, DEMAK. Tahun 2018 program Kemenaker RI menyasar ke Desa Wonosalam. Kegiatan perluasan kesempatan kerja di desa ini diawali dengan Rekrutmen dan Seleksi Calon Peserta Pembekalan Wirausaha Baru yang bertempat di aula balai desa Wonosalam (24/7/2018). Setelah lulus seleksi calon peserta akan dibekali dengan pelatihan dan pendampingan intensif.

Kasus Tenaga Kerja Indonesia menjadi viral dimedia sosial dan ramai diberitakan di media cetak pada tingkat Nasional maupun Regional akhir-akhir ini. Dan yang menjadi berita tentunya kasus yang sifatnya negative seperti kasus TKI meninggal dengan tubuh penuh jahitan, eksekusi mati TKI, penganiayan dan perkosaan yang dialami TKI dan lain sebagainya.

Dengan melihat permasalahan diatas maka solusi utama untuk membendung arus deras calon TKI ini adalah dengan membenahi akar permasalahan yaitu melalui perbaikan ekonomi, meningkatkan kemakmuran, penanggulangan kemiskinan, perluasan lapangan kerja dan penciptaan kesempatan kerja dikampung halamannya.

Sebagian besar para TKI kita, baik yang legal maupun illegal, berasal dari daerah pedesaan, oleh karena itu arah sasaran upaya kita untuk membendung arus TKI keluar negeri adalah dengan mulai membenahi, menata dan membangun desa agar menjadi tempat yang nyaman, berpotensi ekonomi dan menyediakan kesempatan kerja yang memadai.

Kepala Desa Wonosalam, Musthona’ Ahmad dalam sambutan pembukaan  Rekrutmen dan Seleksi Calon Peserta Pembekalan Wirausaha Baru mengatakan “sebenarnya peluang menata desa ini cukup terbuka lebar sejak Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Selain Dana Desa juga terdapat Dana lain yang bersumber dari APBN seperti program Kemenaker ini.”

Staf Dinnakerind Kab. Demak, Heru menambahkan bahwa peserta pembekalan wirausaha baru nanti akan mendapatkan pelatihan dibidang usaha kuliner khususnya diversifikasi sumber gizi baru dari pembuatan, pengembangan, hingga pemasarannya. Program perluasan kesempatan kerja ini sering disebut sebagai program teknologi tepat guna (TTG). Program ini menitikberatkan pemberdayaan pengangguran menjadi wirausaha baru melalui terapan teknologi tepat guna berbasis Sumber Daya Alam (SDA). Sentuhan program TTG dirasakan masyarakat Desa Wonosalam.

Kegiatan seperti ini diharapkan mampu menjadi stimulan dalam mengatasi masalah-masalah pengangguran di desa. (Kang Saifudin)

2 Comments

Tinggalkan Balasan